Bisnis

PUPR Tawarkan Proyek Jalan Tol Akses dan Hunian di Ibu Kota Negara ke Turki

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PU dan Perumahan akan menawarkan proyek Jalan Tol Akses dan hunian di kawasan ibu kota negara (IKN) baru kepada delegasi Turki.

Menurut keterangan resmi Ditjen Pembiayaan Infrastruktur PU dan Perumahan seperti dikutip dari akun resmi Instagram @pupr_pembiayaan di Jakarta, Selasa, terdapat 3 proyek yang akan ditawarkan antara lain terdiri dari 2 proyek sektor jalan tol yaitu bagian dari ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Jambi – Rengat (Perbatasan Jambi – Rengat) dan beberapa Ruas Rengat – Pekanbaru (Pekanbaru – Siak) dengan total panjang 282,7 km, dan proyek Jalan Tol Akses IKN ruas Seksi III dan IV sepanjang 33,76 km.

Proyek lainnya adalah proyek sektor perumahan yaitu Proyek Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha atau KPBU Perumahan KPPIP-IKN Zona 1A.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PU dan Perumahan, Herry Trisaputra Zuna menerima Kunjungan Duta Besar Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal beserta Delegasi Turki antara lain Group CFO ERG Insaat Ticaret ve Sanayi, Ali Koray Erden, General Manager ERG Insaat Ticaret ve Sanayi, Mr. Ali Riza Bayraktaroglu, dan Deputy General Manager of Business Development at DORCE Ltd, Geldimurat Annageldiyev.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut kunjungan kerja Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono beserta Pejabat Kementerian PUPR ke Turki beberapa waktu lalu untuk penjajakan kerja sama pembangunan infrastruktur antara Indonesia dan Turki.

Rangkaian kegiatan kunjungan Delegasi Turki di Indonesia ini diawali dengan pertemuan dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kemudian dilanjutkan dengan Business Forum guna membahas mengenai detail proyek yang akan ditawarkan pada Turki dan akan dilakukan kunjungan lapangan ke lokasi Proyek JTTS.

Dalam kesempatan tersebut Dirjen Pembiayaan Infrastruktur menyampaikan apresiasi kepada Dubes Indonesia untuk Turki atas inisiasi terhadap pertemuan ini dan berharap akan adanya hasil konkrit yang dapat disepakati oleh kedua belah pihak.

Sebelumnya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mendorong para investor dari Turki untuk berinvestasi di berbagai sektor infrastruktur baik melalui skema Kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) maupun Engineering, Procurement, Construction (EPC).

Menteri Basuki juga telah memberikan penilaian yang baik kepada Turki untuk keberhasilannya membangun Ibu Kota Ankara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.