Bisnis

Samuel Sekuritas: Temuan Kasus Omicron Pertama, Saham Sektor Kesehatan Melesat

TEMPO.CO, Jakarta -Samuel Sekuritas mencatat sejumlah saham sektor kesehatan dan farmasi langsung melesat pasca pengumuman temuan kasus pertama Covid-19 varian Omicron di Indonesia.

“Beberapa saham yang mengalami penguatan pasca keluarnya berita tersebut antara lain DGNS (+6,5 persen), KAEF (+6,8 persen), IRRA (+8 persen), dan INAF (+6,4 persen),” dikutip dari tim analis Samuel Sekuritas Kamis, 16 Desember 2021.

Kenaikan ini turut mendongkrak indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi indeks sektoral yang menguat paling tinggi di sesi pertama hari ini (+1,4 persen).

Adapun Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG terpantau memerah setelah sempat menguat di awal sesi. IHSG menutup sesi pertama hari ini di level 6.581,3 atau 0,67 persen lebih rendah dari angka penutupan kemarin yang sebesar 6.626,2.

“Salah satu faktor yang kemungkinan cukup memukul pasar di sesi pertama hari ini adalah pengumuman temuan kasus Covid-19 varian Omicron pertama di Indonesia. Salah satu pekerja kebersihan di Wisma Atlet Kebayoran dilaporkan terkonfirmasi positif varian Omicron setelah dilakukan genome sequencing.”

Di bursa Indonesia, sebanyak 154 saham menguat, 383 melemah, dan 151 stagnan pada sesi pertama perdagangan hari ini, dengan nilai transaksi mencapai Rp 6,6 triliun.

Di akhir sesi pertama hari ini, tercatat angka beli bersih investor asing sebesar Rp 265,3 miliar di pasar reguler, sementara di pasar negosiasi tercatat jual bersih investor asing sebesar Rp 82,3 miliar.

Saham Bank BCA (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dibeli investor asing di pasar reguler pada sesi pertama hari ini, dengan nilai net buy asing mencapai Rp 58 miliar, disusul ARTO (Rp 56,1 miliar) dan KLBF (Rp 17,9 miliar).

Sementara itu, saham Bank BRI (BBRI) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing di sesi pertama hari ini, dengan nilai net sell sebesar Rp 114,2 miliar, diikuti ASII (Rp 107,6 miliar) dan SMGR (Rp 24 miliar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.